Senin, 07 Februari 2011

Jembatan SuraMadu





Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (diBangkalan, tepatnya timur Kamal), Indonesia. Dengan panjang 5.438 m, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini.


Dari hasil studi dan kajian yang dilakukan oleh BPPT terpilih adalah alternatif 3, Kenjeran - Labang. Pertimbangannya antara lain:

  • Lintasan kapal relatif kecil, lebih kecil dari 2000 GRT (Gross Registered Tonnase). Tidak mengganggu kebutuhan manuver kapal serta jauh dari lintasan feri. Kedalaman laut rata-rata 17 meter dan kondisi geologi memungkinkan biaya konstruksi yang lebih rendah.
  • Kedua ujung jembatan merupakan daerah yang relatif datar dan terbuka, tidak banyak perumahan, dan dapat terhubung langsung dengan rencana jaringan jalan tol. Hasil studi amdal menunjukkan bahwa dampak yang ditimbulkan masih dapat dikendalikan dengan mengikuti rekomendasi RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan) dan RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan). Di sisi Surabaya, ujung Jembatan Suramadu berlokasi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran dan pada sisi Madura terletak di desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, kabupaten Bangkalan. Di sisi Surabaya, ujung jembatan terletak pada daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0-3 meter di atas permukaan laut dan kemiringan 0-2%, dan kondisi lahan pasang surut.
Di sisi Madura, ujung jembatan berada pada daerah perbukitan dengan dengan ketinggian 2-17 meter di atas permukaan laut yang merupakan perbukitan dengan kemiringan 2-15%. Titik awal centerline jembatan di sisi Surabaya terletak pada koordinat 7° 12' 28,72" LS dan 112° 46' 40,47" BT dan titik awal di sisi Madura terletak pada koordinat 7° 09' 31,82" LS dan 112º 46'52,10" BT. Azimuth Jembatan sebesar 3° 46' 23".

Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu:


                                                        (1)  jalan layang (causeway)



                                        (2) jembatan penghubung (approach bridge



(3) jembatan utama (main bridge).




Pembuatan jembatan ini dilakukan dari tiga sisi, baik sisi Bangkalan maupun sisi Surabaya. Sementara itu, secara bersamaan juga dilakukan pembangunan bentang tengah yang terdiri dari main bridge dan approach bridge.

Pembagian Lajur Jalan

Lebar Jembatan = 2 x 15.0 m
Lajur kendaraan = 2 x 2 x 3.50 m
Lajur lambat (darurat) = 2 x 2.75 m
Kelandaian maksimum = 3%

Lajur kendaraan
  • Kendaraan roda 4 terdiri dari 4 lajur cepat dan 2 lajur darurat
  • Kendaraan roda 2 terdiri dari 2 lajur




Untuk pelaksana / kontraktor pekerjaan tahun anggaran 2003-2004, sebagai pelaksana pekerjaan Causeway adalah :
Kontraktor Sisi Surabaya : 
  • Hutama Wijaya Agrabudi, JO, yang merupakan Joint Operation antara PT Hutama Karya, PT Wijaya Karya dan PT Agrabudi Karyamarga
Kontraktor Sisi Madura : 
  • Adhi - Waskita, JO, yang merupakan Joint Operation antara PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya
Kontraktor Bentang Tengah 
  • Pekerjaan bentang tengah yang terdiri dari Approach Bridge dan Main Span, yang pendanaannya berasal dari pinjaman China, pelaksanaan pekerjaan dibagi menjadi dua.
  • Main Span (Cable Stayed) pelaksana pekerjaan adalah Consortium of Chinesse Contractors yang terdiri dari perusahaan China Road and Bridge Corporation (CRBC) dan China Harbour Engineering Consultant (CHEC).
  • Approach bridge selaku kontraktor adalah perusahaan kontraktor BUMN Indonesia yang bergabung dalam Consortium of Indonesia Contractors (CIC) yang terdiri PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya dan CCC







Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan di Pulau Madura, meliputi bidang infrastruktur dan ekonomi di Madura, yang relatif tertinggal dibandingkan kawasan lain di Jawa Timur. Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah 4,5 triliun rupiah.

Tarif Tol Suramadu:

1. Kendaraan bermotor roda 2 (golongan VI) Rp3.000.
2. Kendaraan golongan I, sedan, jip, pickup/truk kecil dan bus Rp30.000
3. Kendaraan golongan II, truk dengan 2 gandar Rp45.000
4. Kendaraan golongan III, truk dengan 3 gandar Rp60.000
5. Kendaraan golongan IV, truk dengan 4 gandar Rp75.000
6. Kendaraan golongan V, truk dengan 5 gandar atau lebih Rp90.000









0 komentar:

Poskan Komentar